UKBM memiliki kepanjangan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat. UKBM adalah sarana atau wadah pemerintah dalam melakukan pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat ini diselenggarakan berdasarkan dengan potensi-potensi yang tersedia. Saat ini Kementerian Kesehatan sedang berusaha untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan UKBM atau pemberdayan masyarakat khususnya di tingkat desa.
Pemberdayaan masyarakat terus diupayakan melalui pengembangan Usaha Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang ada di desa. Kegiatan difokuskan kepada upaya survailans berbasis masyarakat, kedaruratan kesehatan dan penanggulangan bencana serta penyehatan lingkungan. Survailans berbasis masyarakat adalah pengamatan dan pencatatan penyakit yang diselenggarakan oleh masyarakat (kader) dibantu oleh tenaga kesehatan, dengan berpedoman kepada petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan.
Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dilaksanakan melalui beberapa langkah, yaitu :
Persiapan (Engagement)
Pada tahap ini kita akan melakukan berbagai persiapan seperti menyiapkan petugas dan menyiapkan lapangan. Yang mana pada saat menyiapkan petugas kita akan melakukan persamaan persepsi antar anggota tim. Adapun yang harus dilakukan pada saat persiapan lapangan adalah melakukan studi kelayakan, mengurus perizinan, menjalin kontak dengan tokoh informal, dan juga dengan tokoh masyarakat.
Pengkajian
Pada tahap pengkajian, ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan. Adapun kegiatan tersebut adalah seperti mengidentifikasi masalah (kebutuhan yang dirasakan), mengidentifikasi sumber daya yang dimiliki, melibatkan masyarakat dalam tahap penilaian, dan seringkali pada saat pengkajian kita akan menemukan suatu kebutuhan normatif, yaitu kebutuhan yang tidak dirasakan oleh masyarakat.
Perencanaan Program atau Kegiatan
Pada tahap perencanaan kita akan melakukan beberapa hal seperti memformulasikan tujuan yang akan dicapai, membuat urutan pelaksanaan kegiatan, memilih pendekatan dan metode yang akan digunakan, menentukan personalia yang bertanggung jawab pada tiap kegiatan, menyusun waktu pelaksanaannya, membuat rencana monitoring dan evaluasinya sesuai indikator, menentukan anggaran kegiatan.
Implementasi
Tahap implementasi adalah tahap pelaksanaan. Pada tahap ini kita akan melaksanakan kegiatan sesuai dengan rencana, merinci prosedur operasional untuk melaksanakan program, memerlukan kerjasama yang baik antara petugas dan masyarakat, meningkatkan peran masyarakat dalam melaksanakan kegiatan.
Evaluasi
Tahap evaluasi adalah tahap penilaian seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan. Pada tahap ini kita akan melakukan beberapa rangkaian kegiatan yaitu menentukan metode evaluasi, melakukan evaluasi bersama masyarakat, memilih jenis evaluasi, dan menjawab beberapa pertanyaan seperti apakah rencana sudah dilaksanakan dengan baik? apakah tujuan sudah tercapai? dan lain-lain.
Terminasi
Tahap terminasi adalah tahap mengakhiri hubungan secara formal dengan sasaran, tahap ini perlu dilakukan dengan secara pelan-pelan, dan harus tetap menjaga kontak setelah program selesai.